ketika aku kecil
aku selalu hidup terpencil
aku lemah,
aku lembik,
aku kememe,
- kata mereka.
ketika aku kecil
bila mama selalu main sorok-sorok,
aku selalu menanges
"mana mama yakin...mana mama yakin"
aku tak pernah yakin,
- kata mereka.
ketika aku kecil
fairytale cinderella ku sangka reality
lantas ku coret diary dengan pencil
"cita-cita saya nak jadi tuan puteri"
- mereka gelak-gelakan.
ketika aku kecil
aku tak sabar untuk dewasa
punya jiwa sekuat sekarang
walaupun ada kalanya terkucil
sebab dek keadaan.
bila aku dewasa
tak mengapalah tak jadi tuan puteri,
asalkan akhirnya aku mampu berdikari
bina hidup sendiri
bukan selemah mana
bukan selembik mana
aku selalu hidup terpencil
aku lemah,
aku lembik,
aku kememe,
- kata mereka.
ketika aku kecil
bila mama selalu main sorok-sorok,
aku selalu menanges
"mana mama yakin...mana mama yakin"
aku tak pernah yakin,
- kata mereka.
ketika aku kecil
fairytale cinderella ku sangka reality
lantas ku coret diary dengan pencil
"cita-cita saya nak jadi tuan puteri"
- mereka gelak-gelakan.
ketika aku kecil
aku tak sabar untuk dewasa
punya jiwa sekuat sekarang
walaupun ada kalanya terkucil
sebab dek keadaan.
bila aku dewasa
tak mengapalah tak jadi tuan puteri,
asalkan akhirnya aku mampu berdikari
bina hidup sendiri
bukan selemah mana
bukan selembik mana
seperti aku ketika kecil.

Sekian kalinya seyakin Nuryakin
ReplyDeletekerna yakin ibu dan ayahnya
yakin puterinya mampu tempuh gelora...
madeyla@gmail.com
terima kaseh :)
ReplyDeletekecil-kecil dipanggil comel
ReplyDeletebila besar dipanggil cantik
budak-budak memang comel
yang comel xsemestinya cantik
hmm apakah maksud pantun tu encik areef? :)
ReplyDelete